077432100_1473154973-Pintu_Kota_Cirebon_2
Article Economy Management News Politic Politik Uncategorized

PEMBANGUNAN KOTA CIREBON SAAT INI

Tulisan dalam rangka lomba karya tulis Opini : Oleh : Yono Maulana S.Kom, MM, MPM®
Dosen Manajemen Unswagati

 

Membangun sebuah kota adalah pekerjaan yang panjang dan lebar serta rumit, mengapa demikian dikarena pembangunan sebuah kota harus didukung oleh beberapa faktor. Begitu juga dengan rencana Kota Cirebon Menuju Kota Metropolitan ada beberapa aspek yang harus mendapatkan perhatian lebih dan khusus diantaranya adalah ;

1. Faktor Manusia
Factor manusia menjadi sangat krusial dan fundamental membangun sumber daya manusia tidaklah mudah, namun berarti bukan tidak mungkin. Hal ini bisa dilakukan denga keseriusan dan usaha panjang serta berkesinambungan. Bukan merupakan sebuah proses instant tapi sebuah proses yang terus menerus dan membutuhkan komitment yang tinggi dari semua pihak terutama pemerintah daerah.

Sebagai bentuk komitment dan tanggungjawab pemerintah daerah adalah membangun manusia seutuhnya, mulai dari proses mencerdaskan anak bangsa melalui lembaga pendidikan dan pelatihan. Hal ini pemerintah daerah harus mendorong para usaha dan pemerintah untuk membangun lembaga pendidikan yang berkualitas serta menitipkan kearifan local di dalamnya tanpa harus mengintervensi sehingga proses pendidikan dan mutu yang dihasilkan tetap terjaga.

Mendorong setiap individu dengan memberikan keterangan ke masyarkaat bahwa pendidikanlah yang bisa mengentaskan kemiskinan dan mampu bersaing dari persaingan global. Terlebih lagi Era MEA sudah terbuka, tanpa persiapan yang baik di bidang sumber daya manusia jangan berharap akan menjadi pemenang di daerah sendiri.

Perlunya kerjasama dengan lembaga sertifikasi profesi dan keahlian sehingga membekali para calon calon leaders dengan kepercayaan diri yang tinggi dan secara fakta mampu disaingkan dengan para leaders lain yang datang ke kota Cirebon.

Diatas menjelaskan bagaimana membentuk masyarakat untuk menjadi pribadi yang berilmu dan berpendidikan, pertanyaannya bagaimana dengan masyarakat generasi awal atau mereka yang tidak menjalani pendidikan ? menurut fajarnews.com 2016 bahwa sekitar 30% atau 6000 jiwa dengan total jumlah penduduk di Kota Cirebon sebesar 388.854 jiwa. apakah dibiarkan dengan ketidakmampuan kemudian kita sembunyikan ? tentu jawabannya tidak! Harus ada upaya sistemis dari pemerintah dalam rangka membangkitkan para masyarakat ini. Banyak cara diantaranya adalah ;
a. pemerintah mengadakan pelatihan kewirausahaan
b. membantu permodalan
c. mengajak perguruan tinggi untuk melakukan pengabdian masyarkat dalam rangka meningkat tarap hidup mereka dengan berbagai macam pelatihan, bimbingan, konsulen, workshop, seminar grup diskusi dan lain sebagainya. Sehingga dengan demikian mereka akan ikut berpartisipasi meningkatkan kekuatan daerah yang justeru kekuatannya dari kearifan local dan di tangan-tangan mereka lah akan lahir produk produk budaya yang unik dan bernilai seni.
d. Memberikan bantuan dana khusus pengembangan usaha untuk desa desa yang memiliki potensi budaya dan usaha sehingga nantinya desa desa ini akan menjadi pusat ekonomi masyarakat kreatif. Dan disarankan menggunakan sumber local atau kekuatan local baik bahan baku maupun para pekerja.
e. Jangan sulitkan mereka dengan aturan, ketebelece yang bertele, tele, pemerintah kota harus menyiapkan system terintegrasi, selanjutnya nanti akan dibahas pada bagian Faktor system terintegrasi.
2. Faktor Infrastuktur
Ini menjadi penting, sebuah kota yang maju pada umumnya memiliki infrastuktur yang baik, dengan dukungan infrastuktur yang baik membuat para investor akan semakin tergoda, karena bagaimanapun biaya pengiriman, biaya tenaga kerja, biaya sewa gudang dan lain sebagainya menjadi pertimbangan untuk menempatkan invetasi para penguasa. Terutama dalam infrastuktur yang menjadi pendukung utama yaitu keberadaan jalan utama, Dermaga dan Bandar Udara, hal ini sudah terlihat dari mulainya Presiden Jokowi merencanakan dan melaksanakan akan dibangunnya dermaga Internasional di Cirebon tentu ini merupakan kekuatan yang harus segera di sikapi.

Hadir nya bandara di Kabupaten Majalengka, justeru yang akan menikmati dari keberadaanya adalah Kota Cirebon, sebagai kota Transit dengan berbagai kemudahan akses, terutama saat ini TOL Cipali sudah menjadi akses utama di pulau jawa.

Penyangga kekuatan ekonomi sedang dibangun, seharusnya kota Cirebon sudah memulai membangun infrastuktur pembangunan kota, tidak hanya berhenti di pembangunan hotel dan Mall melainkan kebutuhan industry dan tata kota yang sudah harus di kelola dengan baik.
3. Faktor Teknologi
Teknologi kini dipastikan salah satu factor yang memberikan perubahan pada dunia, kemajuan teknologi sering kali tidak bisa terbendung, kota yang baik dan maju pada umumnya di dunia adalah kota yang mengadopsi SMART CITY, kota cerdas tidaklah yang hanya memiliki dan membagi akses wifi secara gratis di berbagai sudut kota melainkan integrasi dari semua lembaga baik pemerintah maupun swasta dimana masyarakat dan industry mendapatkan kemudahan dalam mengakses berbagai informasi yang di cari.

Smart City saat ini merupakan sebuah keniscayaan dengan hadirnya konsep smart City pemerintah kota akan mudah memantau kemajuan dan berbagai kejadian melalui sebuah dashboard informasi kota sebagai contoh, saat masyarakat atau investor menginginkan informasi pendidikan, pemerintah kota bisa mengakses profile dan kebutuhan info lainnya hanya dengan satu klik, begitupun dengan jadwal kapal dipelabuhan, peramalan cuaca, kondisi perekonomian, jadwal penerbangan, jadwa kereta api, situasi lingkungan dan jalan di kota Cirebon semua dapat terpantau dalam satu frame monitor.

4. Faktor Sistem Terintegrasi
Sistem terintegrasi memiliki peran penting dalam hal pelayanan dan keterbukaan. Pelayanan satu pintu harus didukung dengan keberadaan system terintegrasi dan baik. Berbagai stakeholders harus saling terhubung satu dengan lainnya. Dengan adanya system terintegrasi dan system informasi terintegrasi akan mendorong kemajuan bagi daerah tersebut. Sehingga hal tersebut akan memberikan rasa percaya investor dan sebagainya.
Pengawasan dalam satu layar ini juga memudahkan para pemimpin daerah dalam mengontrol kinerja dan progress pada tiap institusi dibawahnya.

Setelah pembangunan inti selesai yang harus dilakukan pada tahapan berikutnya adalah ;
1. Kerjasama Investor
Lakukan kerjasama dan pemasaran secara massif dan terstruktur, utamakan pasar asean sehingga mampu menjadi salah satu Negara yang siap mengadapi era MEA
2. Menentukan Identitas Kota
Ini penting bagaimanapun ke khasan adalah warna, Cirebon memiliki nilai sejarah dan budaya yang kuat, tinggal bagaimana men deliver ke public sehingga mudah di ketahui oleh Dunia.
3. Publikasi dan Promosi lintas Negara
Ikuti Ajang pameran Internasional, persiapkan diri, bentuk ciri khas, buat kemasan yang menarik sehingga dunia lebih mudah mengenal Cirebon.
4. Meningkatkan Nilai Kepercayaan Publik
Value Delivered menjadi penting, usahakan semua komponen memiliki visi dan misi yang sama, upayakan setiap individu Cirebon memiliki rasa memiliki sehingga Cirebon memiilki Value untuk mereka. Kepercayaan public dimulai dari system pelayanan, bersih dan terpercaya.

Pemeliharaan dan menajaga kepercayaan publik dilakukan dengan ;
1. Analisa mendalam dan detail
Lakukan analisa setelah melaksanakan program kerja, dan lakukan penyempurnaan, proses perbaikan harus terus dijalankan sehingga membangun sebuah struktur yang sempurna.
2. Pembuatan Program kerja secara terbuka
Akomodir kepntingan public dan stakeholders dalam sebuah rencana kerja,sehingga dengan demikian masyarakat dan stakeholders merasa terpenuhi kepentingannya, dengan demikian membangun kenyamanan untuk mereka ber investasi dan membangun Cirebon.
3. Pembuatan laporan kerja secara terbuka
Lakukan publikasi hasil kinerja secara terbuka sehingga khalayak bisa melihat dan menilai kinerja pada satuan kerja komponen pemerintah Kota Cirebon, dengan demikian secara tidak langsung masyarakat luas akan menjadi monitoring dan kontroling pelaksanaan program. Keuntungan lainnya pemilik program akan lebih hati hati dalam melaksanakan dan memberikan laporan kerja.

Itulah sekelumit pemikiran yang coba di paparkan dari sudut pandang pribadi penulis, Pada akhirnya menciptakan sebuah kota yakni Kota Cirebon Berbudaya, Berbudi Pekerti, Kreatif, Cerdas dan Terintegrasi.